Setelah sibuk mencari donatur dan membentuk tim lapangan, akhirnya kami siap untuk menjalankan program air bersih di huta Partungkoan. Tim lapangan program ini dikordinatori oleh Rommy Martondang yang menjalankan project design dari Charles Simorangkir. Mereka adalah para sukarelawan berhati emas yang rela bolak-balik, menginap, bekerja tanpa mengenal lelah demi mengalirnya kembali air di huta nauli i.
Setelah beberapa kali rapat, akhirnya ditentukanlah skedul pengerjaan pompa di Partungkoan yang dimulai tanggal 9 April 2008. Untuk itu, aku kembali pergi ke Partungkoan untuk mengkordinasikan dengan penduduk setempat supaya program ini dapat berjalan dengan baik. Tidak lupa juga “kulonuwon” pada penguasa setempat seperti pihak Bupati, camat, dan pemuka adat.
Kali ini aku pergi bersama teman-teman TobaDream SiBorong-borong (Lambas Pasaribu, Andy Sianturi, Rico Tambunan) dan TobaDreamer par Aek nauli (Alfonso Harianja, Hendry Simamora).
Karena masih sedikit trauma dengan perjalanan sebelumnya, yang kali ini aku siap dengan ‘peralatan perang’ seperti GPS, sepau bot, kacamata motor, kompas, makanan kecil dan lain sebagainya. Aku juga tak henti-hentinya berdoa supaya sepanjang perjalanan tidak hujan, tanpa mengurangi rasa hormat. Bukan apa-apa, Memang dalam budaya Batak kalau seseorang datang dan turun hujan, itu berarti berkat. Tapi tetap saja hujan didalam perjalanan ke Partungkoan adalah “nightmare” buatku, seperti yang terjadi di episode pertama, dan juga saat penanaman pohon di Martoba, Simanindo.
Ternyata Tuhan itu memang maha baik. Doaku didengar. Selama perjalanan (jam 6:00 sampai 13:00) langit Samosir cerah luar biasa. Matahari menghangati perjalanan kami. Gumpalan-gumpalan awan putih bersih menghiasi langit biru indah di atas kami. Tetapi ketika kami sampai dan pada saat sedang berbincang-bincang dengan penduduk setempat, hujan deras turun walau hanya 10 menit. (Teteeeuup..!! mungkin sarat aja kali ya hehehe)
Pulangnya, kami mencoba rute baru, yaitu menerobos hutan ekaliptus ke arah timur, melewati Hamonangan dan sampai di Tomok. Ternyata rute ini lebih cepat, walaupun harus “bete” dengan pemandangan tanaman bikinan Indorayon yang berpuluh-puluh hektar itu.
Part1
Part2
Part3
SALUT TUK PENGORBANAN ‘PRINCE OF EDEN’, FOR EVERYTHING WHICH YOU AND UR TEAM MEMBERS HAVE DONE TO TAO EDEN. KEEP UP THE SPIRIT AND THE MAGNIFICENT WORKS DALAM MELESTARIKAN TAO TOBA.KEEP ON VIDEO SHOOTINGS, SHARE THEM TO THE OUTSIDE WORLD, TO US YOUR SUPPORTERS, FRIENDS, FANS….MAULIATE, GBU ALWAYS.
Salut….
.
Huhuhuhu, jadi rindu pulang kampung bang
Hehehehe, eh… tapi disana masih ingat mandi kan :p *kabur sebelum dijitak bang pikki*
@ Jojo
Naulian huta muna i hape Ito, nunga sian i hami dohot si Pikki.
Sonang roha mangida dakdanak na marlangei di Tao Toba i.
Lae..Luarrr biasa apa yang duah kalian lakukan… saya yang asli dari samosir saja belum melakukan apa-apa… Sai Tuhan i manggogoi hamu sude asa lancar proyek i ate..
Horasssss
VIKY:
Mauliate lae. Hape godang dope angka tondong ta disan na tertinggal dope, alai dang diboto hita sude di parantauanon.
Akhirnya selesai juga menonton video ini..ato memang ada episode yg lain, lae??
Sedih rasanya mendengar pesan2 dari Ny.Sitanggang br.Manik di Video Part 3 diatas.
Tu lae Viky, boi do tahe hu baen video perjalanan on sian Episode 1 tu 2 tu ingananhu ..??
Mauliate parjolo tu lae Viky, tarlumobi tu sude komunitas Toba Dreams…SALUT!
Horas!!
VIKY:
Nauli lae. Bahen ma video i di blog lae molo berguna tu angka dongan na asing. Unang lupa, pajumpang ma hita di Solo tgl 21on ate.
Nauli lae…
Nga hu baen be di ingananhu na marjudul Save Our Forest
Kalo masalah ke Solo itu, kuusahakan pun datang kesana
Horas!
Mantap lae Viky!
Kagum aku liat lae yang aktif sekali dalam usaha2 baik budaya maupun sosial untuk membangun bangsa batak kita.
Tetapi mohon kiranya juga lae juga dapat menegur kelakuan dari crew lae sendiri, bila benar dia adalah crew dari komunitas Toba Dream. Alangkah malunya bangsa batak kita bila lihat kelakuan seseorang yang selalu mengatas namakan batak yang berteriak2 dengan membawa nama Toba Dream namun selalu berbicara tidak terpuji. Coba lae perhatikan apa yang ditulisnya di situs Toba Dream http://tobadream.org/2008/03/24/news-program-air-bersih-partungkoan-samosir-akan-di-mulai-pada-tanggal-12-april-2008/#comments . Mohon lae dapat “menegur” kawan kita Roy Sianipar ini. Bawa nama harum suku batak kita selalu. Semoga Tuhan YME selalu bersama kita semua.
Horas.
VIKY:
Santabi, lae. Situs resmi (official) TobaDream adalah http://www.tobadream.org. TobaDream tidak pernah mengadakan aliansi atau perjanjian dengan komunitas ataupun organisasi manapun. Dengan demikian segala sesuatu yang mengatas namakan Tobadream di luar situs diatas bukanlah tanggung jawab kami.
maju terus, dan sukses selalu, masih doa yang bisa kusumbangkan….
God Bless Tano Batak
looo.., vicky sianipar jadi relawan ??
kirain elo hanya maen keyboard aja ngajarin orang tuk jadi orang terkenal di bidang tarik suara
btw.., kapan lagi kegiatan di surabaya ?? ato dah g jenguk deltasari lagi pik ??
http://rapmengkel.wordpress.com
merinding aku nonton videonya
koq bisa yah bupati tobasa gak tau keadaan ini?
atau yang gak mau tau nya?
Horas Lae,
Saya alut dengan semua usahanya untuk membangun Tano Batak, saya sangat mendukung walaupun sementara ini hanya dengan DOA, maklum saya di seberang lautan.
Ma’af sebelumnya blognya saya link.
Salam dari saya Michael Siregar di Amerka.
http://michaelsiregar.wordpress.com/
Salut buat bapatua dan team yang masih punya kepedulian sama orang2 di pelosok sana yang sangat membutuhkan bantuan.
Aku aja, masih dalam tahap persiapan bersama teman2 alumni del untuk ikut memberikan sumbangsi ke tobasa aja uda ngos-ngosan.
Tapi kami harus tetap semangat, kalo bapatua and team bisa, kami juga pasti bisa.
Sekalian dong promosi, boleh lah ya bapatua
Kali aja ada yang tergerak hatinya.
“IA DEL GIVES BACK”
Untuk keterangan lebih lanjut klik di:
http://nataldel2008.wordpress.com/
HoraS Bah !!!!!!!!!
Boha do molo Aek Sigeaon, adong dope marholong ni roha diboto Laek ?
Molo adong boha carana asa tio I?
semoga Tuhan selalu memberkati usaha yang di lakukan di partungkoan. Selalulah jadi pelita untuk semua orang.
JESUS LOVE YOU
Andigan..ma muse hita lao to dolok i…?? alana penasaran dope au, dang hea dope au dohot to do dolok i ( Partukkoan ) mauliate….
horas lae, aku fans berat album Tobadream sekaligus pemerhati lagu-lagu batak.
Terlebih dahulu aku ucapin selamat buat lae viky atas launcing album barunya, ini adalah merupakan awal kebangkitan bagi musik batak yang kita tahu bahwa musik batak identik dengan lagu “andung-andung” yang kesannya kurang enak didengar dikalangan kawula muda orang batak. Arransement yang lae buat membangkitkan nuansa baru bagi pendengar lagu-lagu batakkhususnya bagi kawula muda orang batak,
saya pernah bertanya kepada seorang warga negara Jerman yang kebetulan beliau adalah seorang dosen luar biasa dikampus aku (Universitas HKBP Nommensen), pertanyaanku sangat simpel; kenapa lagu-lagu Indonesia khsusnya lagu batak tidak begitu diminati didaerah anda? beliau menjawab dengan simpel juga; lagu-lagu Indonesia khususnya lagu batak tidak begitu digemari didaerah saya karena lagu-lagu Indonesia banyak mengadopsi lagu-lagu barat, jenis dan alat musik yang dipakai juga diadopsi dari barat otomatis kami gak suka, lagu batak sendiri juga seperti itu juga mengadopsi dari barat, kalau boleh saya saranin buat yang nge-arrasement musik lagu batak membuat suatu perubahan bagi lagu batak contohnya;colaborasi musik etnik batak (gondang, tagading, sarune, hasapi dll) dengan musik barat pasti akan menarik serta enak didengar, tapi jangan asal kolaborasi gitu saja maksud saya kolaborasi yang memang-memang betul serasi seperti lagu tobadream yang anda berikan kepada saya (Prof.Dr.Ing Karl heinz).
saran seperti ini yang harus lae tanggapi dalam mengarrasement lagu-lagu batak berikutnya, sedikit sebagai tambahan saran dari dosen aku tersebut dalam pembuatan video klip juga lae harus melihat arti lagu tersebut, seperti contoh;
1. video klip “Nommensen”, kita tahu bahwa dari liriknya menceritakan tentang vis dan misi dari seorang Missionaris Nommensen jadi kayaknya kurang klop bangat, kalau boleh video klipnya memuat napak tilas perjalanan Missionaris Dr. IL. Nommensen dan juga memuat orang-orang batak yang sudah berhasil.
2. Video klip “ingot ma”, lagu ini maeceritakan sepasang kekasih yang berpisah yang mana si Cowok tidak akan berpaling dari si Cewek yang telah menghianati cintanya, video klip yang lae buat kayaknya gak serasi dengan lagunya, kalau boleh saran saya video klipnya harus ada me-nyuting adegan perpisahan antara si cowok dengan si cewek.
walaupun demikian lagu lea tetap suka mulai dari album tobadream 1 sampai album “satu”. btw kapan manggung lagi di medan…..? Pretendo Rosto Maros…….Horaaaaaaaaaaaass…..!!!
from : Joyada Pangaribuan, SH (Yeppi Romero Pangaribuan “Son”)
VIKY:
Tks buat masukannya, lae. Nommensen n Ingot Ma itu bukan video klip. Lagu yang dibikin video klip itu: Piso Surit, Beta Hita, Sinanggar Tulo, Tongging Hill, Mauliate, Hatahon Ma, Sesal Semu, Sahabat. Yang lainnya sekedar isian video biasa untuk kebutuhan karaoke. Tks.
Salam bwt bang Yeppy.
DENGAN RASA RINDU YANG TERDALAM JIKA KU LIHAT TAO TOBA MEMBUAT HATI KU KEMBALI KEKAMPUNG HALAMAN KU. TIDAK BISA KU LUPAKAN, IA BAGAIKAN SE ORANG WANITA BAGI KU, YANG MENGGODA HATIKU.
TAO TOBA DARI JAUH ENGKAU HARIM SEPERTI BUNGA BAKUNG . . . . . . . . . .
Never Give UP.. Tano Batak..